Seorang Wanita Gantung Diri, Diduga Cemburu Karena Suaminya Bertemu Dengan Anak Dari Istri Terdahulu -->

Advertisement

loading...

Seorang Wanita Gantung Diri, Diduga Cemburu Karena Suaminya Bertemu Dengan Anak Dari Istri Terdahulu

Thursday, June 4, 2020

Petugas lakukan identifikasi di lokasi gantung diri
kabarklambu.online - Warga Dusun Sinawah RT 02 RW 03 Desa Kronggen Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan digegerkan dengan peristiwa gantung diri yang dilakukan oleh seorang wanita warga setempat. Diketahui korban bernama Anis Lestari berusia 27 tahun. Korban ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi tergantung di rumahnya pada Kamis siang (4/6) pukul 12.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh adiknya bernama Eni Selfiani (22) usai pulang dari hajatan dirumah tetangga pukul 12.00 WIB. Saat memasuki rumah, Eni dikagetkan dengan kondisi kakaknya dalam keadaan tergantung gantung di ruang belakang, tepat didepan kamar mandi. Melihat kejadian tersebut adik korban langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangga dekatnya.

Mendengar teriakan, warga langsung berdatangan, dan sebagian warga melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa Kronggen Hardjiono (58) yang kemudian diteruskan Ke Polsek Brati.

Dari keterangan saksi diperoleh informasi penyebab korban nekat gantung diri.
Mulanya pada kamis pagi sekitar pukul 08.30 WIB, anak suami Anis (korban) dari istri pertamanya terdahulu datang, diketahui suami korban sudah cerai dengan istri terdahulunya dan memiliki seorang anak bernama Adam Alansafi (9) warga Dusun Sinawah RT 02 RW 03 Desa Kronggen Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan.

Adam datang kerumah koban Anis dengan maksud untuk menemui ayahnya bernama Isno (31) untuk meminta makan. Saat itu rumah dalam keadaan sepi karena semua penghuni rumah sedang menghadiri hajatan tetangga. Namun, hal tersebut ternyata diketahui oleh korban yang merasa tak senang dengan kedatangan anak tirinya tersebut sehingga merasa marah dan cemburu kemudian nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Kapolsek Brati AKP Asep Priyana,SH bersama anggotanya, Bhabinkamtibmas dan Babhinsa Desa Kronggen beserta Tim INAFIS Polres Grobogan dan Puskesmas Brati langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

Dari keterangan Kapolsek Brati diperoleh informasi bahwa penyebab kematian murni karena bunuh diri, sebab tak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

"Hasil dari pemeriksaan pada korban tidak ditemukan tanda-tanda luka bekas penganiayaan, korban gantung diri karena mempunyai riwayat sakit dan korban adalah seorang tuna wicara, sementara dilokasi kejadian terdapat barang bukti berupa kabel warna merah putih, kursi plastik warna biru merk Lion Star dan sebatang bambu." Jelas Kapolsek.

Ia menambahkan, Saat ini jenazah dikembalikan kepada keluarganya untuk dimakamkan dipemakaman umum Desa Kronggen Brati.

"Dugaan korban mengakhiri hidupnya adalah karena tidak suka dengan kedatangan anak tirinya tersebut dan korban merasa cemburu." Pungkasnya.