Kenalkan, Guru Sekaligus Youtuber Cantik Asal Desa Cingkrong, Purwodadi

Advertisement

loading...

Kenalkan, Guru Sekaligus Youtuber Cantik Asal Desa Cingkrong, Purwodadi

Monday, June 1, 2020


kabarklambu.online - Millenial Today adalah rubrik baru kabarklambu.online yang menampilkan profil seseorang yang bertujuan untuk menginspirasi para sederek pembaca setia media Kabar Klambu.

Pada kali ini, kami berkesempatan untuk bertatapmuka secara langsung sekaligus mewawancarai seorang Guru yang juga menekuni hobi sebagai seorang Content Creator. Ia adalah Nafisatul Lutfiyah atau yang akrab dipanggil Nafisa. Gadis cantik asal Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi tersebut kami anggap tepat untuk mewakili sosok Millenial yang produktif

Bagaimana tidak, Dara cantik berusia 20 tahun tersebut, selain mengajar di salah satu sekolah anak-anak usia dini, juga piawai dalam menyajikan konten-konten dalam bentuk video yang bisa kita nikmati di Channel Youtube "Diary Nafisa" maupun di Instagram "@Nafisaluth" dan juga Fanspage Facebook "Diary Nafisa".

Dalam membuat konten, Nafisa berfokus pada video komedi singkat, kalimat motivasi dan juga vlog kegiatan sehari-harinya. Bahkan di salah satu videonya, terdapat pula sebuah video sosial eksperimen yang menguji tentang kerentanan seorang wanita mendapatkan perlakuan jahat ketika bertemu dengan orang asing yang baru saja dikenalnya dan juga film pendek berbahasa jawa. Lengkap sekali ya, macam gado-gado saja.

"Saya sengaja memilih tema komedi dalam setiap konten yang saya buat, ya tujuannya semata hanya untuk menghibur saja". Jelas Nafisa.

Nah, mengapa judul artikel ini menyebut sebuah kata "Produktif"? Benar, produktif atau dalam kata lain berarti menghasilkan. Benarkah hanya dengan menyajikan video-video hiburan seperti itu bisa mendatangkan penghasilan?

Jawabannya bisa, Nafisa selama ini mampu mencukupi kebutuhannya sehari-hari, seperti make up, baju serta jajan adalah dari penghasilan beberapa akun sosmednya tersebut. Dan sumber utama penghasilan Nafisa adalah melalui Instagram dalam bentuk kerjasama Endorsment dengan para penyedia produk yang ingin menggunakan jasanya untuk melakukan promosi.

"Alhamdulillah hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi saya sendiri, membayar kuliah, shoping, beli paket internet dan juga menyisakan untuk orang tua". Terang Nafisa.

Meskipun sudah memiliki penghasilan dari salah satu akun sosmed yang dikembangkannya, untuk Channel Diary Nafisa sendiri untuk saat ini belum bisa menghasilkan, sebab saat ini masih dalam peninjauan setelah mengajukan monetisasi kepada pihak Google.

"Insyallah perlahan-lahan saya optimis apa yang saya tekuni saat ini suatu saat akan berkembang dan menjadikan salah satu sumber rizki bagi saya. Intinya jangan malas untuk "Sambatan Sik"alias kerja tanpa bayaran" Pungkasnya.

Apa yang dilakukan Nafisa tersebut semoga dapat menginspirasi para pembaca setia Kabar Klambu, terutama kaum millenial saat ini yang cenderung menghabiskan waktu hanya untuk main Game yang mungkin tak akan mendatangkan hasil untuk kalian.