Hati-hati, Banyak Lubang Menganga di Jalan Raya Purwodadi-Kudus

Advertisement

Hati-hati, Banyak Lubang Menganga di Jalan Raya Purwodadi-Kudus

Friday, February 8, 2019

Kabar Klambu - Jalan raya Purwodadi-Kudus banyak sekali ditemukan lubang-lubang yang cukup dalam dan sangat berpotensi membahayakan para pengguna jalan. Terutama disekitar Dusun Kayumas, Menawan Kecamatan Klambu. Ada puluhan lubang menganga disepanjang 20 km jalan tersebut.

Para pengguna jalan dihimbau agar selalu waspada dan hati-hati saat melintasi jalur tersebut apalagi saat malam hari karena nyaris disepanjang jalur yang terdapat lubang tersebut tidak terdapat penerangan yang memadai.

Menanggapi hal ini, Rencananya, pekan depan Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Provinsi Jawa Tengah wilayah Purwodadi baru akan menambal lubang-lubang itu.

Kasi Jalan dan Jembatan, BPT Bina Marga Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Wilayah Purwodadi Purwadi mengungkapkan, ruas jalan tersebut memang sering terjadi kerusakan. Penyebabnya, karena tanah yang mempunyai kembang susut tinggi.

”Jadi dampaknya ke jalan ya seperti itu. Sebentar-sebentar bisa rusak. Jika dites menggunakan alat untuk mengukur kekuatan tanah, hasilnya di bawah tiga. Kami biasanya melakukan penilaian dari satu sampai sepuluh. Biasanya jika di angka enam itu sudah layak,” jelasnya.

Rencana perbaikan jalan akan dilakukan dengan sistem lapis penetrasi (lapen). Purwadi menambahkan, perbaikan salah satu ruas jalan provinsi itu sudah diagendakan. Rencananya, perbaikan dimulai pada Senin pekan depan.

Pantauan kabarklambu.online, sejak masuk Kecamatan Brati sudah terpantau beberapa lubang. Ukuran lubang bervariatif. Berkisar antara 50 sentimeter. Begitu pula ketika memasuki Kecamatan Klambu. Ukuran lubang lebih besar. Diameternya sekitar 10 sentimeter.

Muhammad Sudarwanto, salah satu warga Klambu mengaku di wilayah tersebut memang sering terjadi kecelakaan. Apalagi, ketika malam dan kondisi cuaca hujan. Karena jalan minim penerangan. ”Ya sekitar sebulan yang lalu ada upaya penambalan. Tetapi beberapa waktu lalu juga hujan terus. Sehingga sekarang bolong lagi,” katanya.