Seminggu Lebih Hilang, Warga Taruman Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

Advertisement

Seminggu Lebih Hilang, Warga Taruman Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

Tuesday, December 11, 2018

Jasad Siti Mukidah saat ditemukan disungai Lusi

Kabar Klambu - Teka-teki menghilangnya Siti Mukidah (28) warga Desa Taruman RT 02 RW 03 Kecamatan Klambu akhirnya terungkap, namun sayang saat ditemukan ia sudah dalam kondisi tak bernyawa. Senin (10/12) pihak keluarga mengambil jenazah Siti dari RSUD dr. Soedjati Purwodadi dan memakamkannya dipemakaman umum Desa Taruman.

Sebelumnya beredar kabar ditemukannya sesosok mayat dalam kondisi sudah membusuk di sungai Lusi Desa Pelem Kecamatan Pulokulon. Mayat tersebut memiliki ciri-ciri sama persis seperti Siti Mukidah saat terakhir kali terlihat dirumah yakni mengenakan kaos warna kuning dan celana pendek berwarna biru.

Baca sebelumnyaWarga Taruman Dilaporkan Hilang Sejak Seminggu Yang Lalu

Dari hasil olah TKP pihak kepolisian pun menyebutkan bahwa mayat tersebut sudah meninggal sejak 5 hari sebelum ditemukan, hal tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa mayat tersebut adalah Siti Mukidah karena dalam keterangan keluarga Siti dilaporkan hilang sejak tanggal 1 Desember 2018.

Mendengar kabar penemuan mayat tersebut, pihak keluarga lantas menghubungi petugas kepolisian hingga akhirnya dapat dipastikan bahwa identitas mayat adalah Siti Mukidah yang beberapa waktu lalu menghilang. Setelah semua administrasi terpenuhi, jenazah Siti akhirnya dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. Salah satu kerabat korban menuturkan bahwa saat korban meninggalkan rumah dalam keadaan linglung atau mengalami sedikit gangguan mental.

"Terakhir terlihat pakai kaos warna kuning dan celana pendek biru, kondisi kejiwaannya memang sedikit terganggu," Jelas Yoyok.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Grobogan, Jawa Tengah, AKP Agus Supriadi Siswanto mengatakan, dari hasil autopsi tim medis di RSUD dr Soedjati Purwodadi, Grobogan tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan pada fisik korban.
Korban diperkirakan meninggal dunia sudah sejak beberapa hari lalu.

Dugaannya, korban terpeleset ke sungai hingga hanyut terbawa derasnya arus sungai.

"Perut korban membesar. Dimungkinkan karena air yang masuk ke perut dan terjadi proses pembusukan. Dari keterangan warga, korban itu orang gila yang sering terlihat di sana," kata Agus.