Selain Desa Klambu, Ada 3 Desa Lainnya Di Kabupaten Grobogan Yang Memiliki 6 Bakal Calon Kades

Advertisement

Selain Desa Klambu, Ada 3 Desa Lainnya Di Kabupaten Grobogan Yang Memiliki 6 Bakal Calon Kades

Monday, September 17, 2018

Pilkades Serentak Grobogan
Kabar Klambu -Masa pendaftaran calon peserta Pilkades serentak di Grobogan telah ditutup akhir Agustus lalu. Hingga batas akhir, ada 639 orang yang memasukkan berkas pendaftaran kepada panitia.

Pilkades serentak 2018 dilangsungkan di 222 desa yang tersebar di 19 kecamatan. Untuk pelaksanaannya akan digelar pada 22 November 2018. Kabag Pemerintahan Desa Pemkab Grobogan Daru Wisakti mengatakan, dari laporan yang diterima, jumlah pendaftar peserta Pilkades masingmasing desa bervariasi.

Paling sedikit ada satu orang pendaftar dan paling banyak enam pendaftar. ”Ada satu desa yang pendaftarnya hanya satu orang saja, yakni Desa Trisari, Kecamatan Gubug. Sedangkan pendaftar yang jumlahnya enam orang ada di empat desa, yakni Desa Kluwan Kecamatan Penawangan, Klambu Klambu, Jambon Pulokulon, Dimoro Toroh,” katanya.

Menurut Daru, setelah pendaftaran ditutup, selanjutnya masih dilakukan tahapan penelitian berkas administrasi. Setelah itu baru penetapan calon yang bisa maju dalam Pilkades.

Kotak Kosong

Selanjutnya, untuk bakal calon yang jumlahnya satu orang nantinya akan dibuka perpanjangan masa pendaftaran. Batas waktunya, 22 hari setelah masa pendaftaran ditutup. ”Pelaksanaan Pilkades serentak di Grobogan tidak dibolehkan ada calon tunggal. Artinya, calon peserta Pilkades tidak boleh lagi disandingkan dengan kotak kosong, seperti edisi lalu,” ujarnya.

Aturan itu, lanjutnya, sesuai dengan Perda yang mengatur tentang Kepala Desa. Dalam perda tersebut sudah ditentukan minimal calon ada dua orang dan maksimalnya lima orang. Sementara, bakal calon yang lebih dari lima orang, nantinya melakukan tahapan seleksi tertulis terlebih dahulu. Seleksi ini dilakukan untuk menentukan lima kandidat yang berhak ditetapkan jadi calon.

Untuk pelaksanaan seleksi tertulis itu, pihaknya akan menggandeng perguruan tinggi.”Saat ini sedang kita siapkan rencana untuk mengantisipasi kalau ada desa yang calon peserta Pilkadesnya jumlahnya melebihi lima orang. Kalau pendaftarnya banyak maka kita seleksi dulu supaya jadi lima orang berdasarkan hasil penilaian terbaik,” ujarnya.