Dari Titik Tertinggi Desa Klambu, Bendera Merah Putih Milik Ponpes Al Maymun Paling Lantang Berkibar

Advertisement

Dari Titik Tertinggi Desa Klambu, Bendera Merah Putih Milik Ponpes Al Maymun Paling Lantang Berkibar

Saturday, August 18, 2018

Pemandangan dari atas gunung Babatan Klambu | Photo: kabarklambu.com
Kabar Klambu - Pemandangan luar biasa terlihat saat saya sedang berada di titik tertinggi dari desa Klambu yakni di ketinggian diatas 67 meter di gunung Babatan Klambu. Dari ketinggian itu nyaris seluruh penjuru desa Klambu terlihat jelas. Namun ada satu hal yang kemudian mengalihkan sejenak perhatian saya saat sedang menikmati pemandangan desa Klambu dari sudut pandang ini. Sebuah bendera merah putih besar dan berkibar di tiang yang mungkin paling tinggi di seluruh Desa Klambu.
Desa Klambu dari atas Gunung Babatan | Photo: kabarklambu.com
Belakangan setelah saya cari tahu, bendera merah putih tersebut ternyata milik Pondok Pesantren Al Maymun Klambu. Pesantren yang telah berdiri sejak tahun 1993 yang didirikan oleh KH. Syamsud Dlucha tersebut memang selama ini dikenal menerapkan pendidikan tentang pentingnya nasionalisme dan pendidikan kewarganegaraan terhadap santrinya.

Saat ini memang bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 tahun sehingga hal tersebut menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al Maymun sangat menjunjung tinggi semangat nasionalisme. Bendera besar dengan tiang yang sangat tinggi itu bahkan mengalahkan bendera-bendera milik instansi pemerintahan seperti kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan ataupun Markas Polisi Sektor Klambu.

Sekali lagi opini yang tertanam di benak masyarakat bahwa pendidikan berbasis Islam selalu melahirkan paham radikalisme dan bibit-bibit teroris terbantahkan. Ponpes Al Maymun menunjukkan bahwa para santri juga memiliki rasa cinta tanah air dan menghormati jasa-jasa para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

Pondok Pesantren Al Maymun berada di Dusun Kauman Desa Klambu. Disini para santri selain diajarkan pendidikan Islam atau salafi juga diberi kesempatan untuk menempuh jalur pendidikan formal yang kelak akan berguna untuk masa depannya saat terjun ke masyarakat ataupun saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.