Tata Cara dan Urutan Sholat Tasbih Yang Benar

Advertisement

Tata Cara dan Urutan Sholat Tasbih Yang Benar

Tuesday, June 5, 2018

Sholat Tasbih
Kabar Klambu - Sholat Tasbih biasa dilakukan oleh banyak orang di malam yang dianggap turunya Lailatul Qodar, yaitu pada malam 21, 23, 25, 27 dan malam 29 bulan Ramadhan. Namun sebenarnya malam Lailatul Qodar bisa dipastikan berdasarkan hari awal Ramadhan, misalnya ramadhan dimulai hari ahad, maka Lailatul Qodar turun pada malam 29, misalnya romadlon dimulai hari sabtu, maka lailatul qodar turun pada malam 27 dan seterusnya.

Kembali pada sholat tasbih, gambaran secara umum bahwa yang dinamakan sholat tasbih adalah sholat 4 rekaat 2 salaman, setiap rukun Fi’li membaca tasbih dengan jumlah tertentu, sehingga kalau dikalkulasi jumlah bacaan tasbihnya sebanyak 300 kali. Paling membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk melaksanakannya. Boleh dilakukan sendirian maupun secara berjamaah. Kalau dilakukan secara berjamaah terasa lebih ringan dan lebih bersemangat. Namun untuk pahala sama saja.

Untuk pelaksanaan sholat tasbih. Sholat tasbih biasa dilakukan di tengah malam. Sebenarnya tidak hanya di bulan suci Ramadhan saja, namun bisa dilakukan di bulan-bulan yang lain. Secara umum bahwa sholat tasbih sebaiknya dilkukan malam hari, kalau bisa tengah malam dengan alasan untuk menjaga kekhusyukan dalam menjalankan sholat tasbih.

Bagaimana Tata Cara Sholat tasbih yang baik dan benar?

Sebelumnya awali dengan niat dengan bacaan sebagai berikut:

أُصَلِّ سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ لِلّٰهِ تَعَالىٰ

Kemudian disetiap akhir pembacaan ayat dan hendak beralih gerakan diharuskan membaca kalimat Tasbih berikut ini:

سُبْحَانَ اللهْ وَالْحَمْدُ للهْ وَلَاِالٰهَ اِلَّا اللهْ هُوَ اللهُ اَكْبَرْ

Nantinya bacaan tersebut diatas yang akan dibaca 300 Kali. Akan dirinci setiap rukun fi’li atau setiap gerakan sholat akan membaca kalimat tasbih seperti diatas.

Baiklah langsung saja urutannya perhatikan secara seksama, kalau perlu ada yang mendekte dan ada yang mempraktekkannya agar lebih cepat difahami.

1. Niat sholat tasbih (lihat diatas) Kemudian setelah takbiratul ikhrom membaca surah Fatihah kemudian membaca surat pendek (misal surah An Nas) kemudian sambung langsung bacaan tasbih (seperti diatas) sebanyak 15 Kali.

2. Kemudian Rukuk, setelah bacaan rukuk (subhana robbiyal adhimi.... dst) sambung bacaan tasbih 10 Kali

3. Bangun dari rukuk, setelah bacaan i’tidal (Robbana lakal hamdu ...dst) sambung bacaan tasbih 10 KaliKemudian sujud -1, setelah bacaan sujud (subhana robbiyal a’la ...dst) sambung bacaan tasbih 10 Kali

4. Lalu duduk iftirasy atau duduk diantara dua sujud, setelah bacaan iftirasy (Robbigh firli warhamni ...dst) sambung dengan bacaan tasbih 10 Kali

5. Kemudian sujud -2 lagi, artinya sujud yang kedua, sambung dengan bacaan tasbih 10 kali Kemudian bangun dari sujud jangan langsung berdiri tapi baca dahulu bacaan tasbih sebanyak 10 Kali.

6. Kemudian berdiri untuk rekaat yang kedua membaca Fatihah, kemudian surah pendek sambung langsung bacaan tasbih sebanyak 15 Kali kemudian rukuk, lakukan seperti nomor 3 sampai nomor 7, dan pada tahiyat akhir setelah bacaan tahiyat membaca tasbih 10 kali.

Maka total 150 bacaan tasbih. Lakukan urutan seperti diatas lagi, maka genap total bacaan tasbih menjadi 300 Kali.

Sambung dengan berdoa kepada Allah sesuai dengan keinginan anda masing-masing. Untuk kegiatan terakhir yaitu berdoa dengan Tata Cara Berdo’a yang baik maka insyaAllah permohonan anda kan dikabulkan oleh Allah, terlebih dilakukan pada malam Lailatul Qodar, maka akan menjadi luar biasa.