Dikira Patung Manequin, Warga Blora Temukan Mayat Seorang Wanita Disemak-semak Hutan Randublatung

Advertisement

Dikira Patung Manequin, Warga Blora Temukan Mayat Seorang Wanita Disemak-semak Hutan Randublatung

Tuesday, February 20, 2018

Lokasi ditemukannya mayat
Kabar Klambu -  BLORA - Mayat perempuan yang mulanya dikira boneka Manequin ditemukan salah seorang warga yang melintas di hutan jati di Desa Wulung, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (16/2/2018).

Penemuan jasad tersebut posisinya di petak 119 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Jatisumo dalam posisi telentang.

Kapolsek Randublatung, AKP Supriyo, mengatakan, jasad tersebut pertama kali ditemukan seorang warga sekitar yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Saat melihat sesuatu di hutan pinggir jalan diantara semak belukar ia berhenti untuk memastikan apa yang dilihatnya. Awalnya dikira patung Manequin hingga akhirnya ia menghentikan pengendara lain untuk membantu memastikan apa yang ia lihat dan ternyata adalah mayat seorang gadis.

Ciri-ciri korban berambut lurus, berkulit putih serta tinggi badan sekitar 155 centimeter.

"Semula dikira boneka, setelah didekati ternyata mayat. Di samping jasad ditemukan tas plastik berisi celana warna merah. Warga kemudian melaporkan kepada polisi. Penemuan kemarin pagi sekitar pukul 09.00," kata Supriyo, Sabtu (17/2/2018).

Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal Polres Blora, setelah melakukan penyelidikan intensif, usai di otopsi petugas pun berhasil mengantongi identitas jasad itu.

Korban diketahui bernama Ida Lestiyaningrum (26), warga Desa Berahan Wetan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jateng.

Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Dwi Heri Utomo mengatakan, hasil pemeriksaan tim medis yang melibatkan Dokpol Polda Jateng dan Dokter RS Karyadi Semarang, gadis tersebut diduga korban pembunuhan.

Hal itu terlihat dari adanya tanda bekas penganiayaan pada fisik korban.

"Ada tanda bekas luka-luka, cuma kami belum bisa menjelaskan secara detail mengingat hasil otopsi belum keluar. Dugaannya korban pembunuhan," kata Heri.

Dijelaskan, Sat Reskrim Polres Blora masih berupaya meminta keterangan dari saksi serta keluarga korban untuk menelusuri penyebab tewasnya perempuan muda asal Kota Wali tersebut.

"Tunggu ya, kami masih mendalami kasus ini. Dari terungkapnya identitas korban ini tentunya memudahkan kami untuk mengungkap penyebab kematian korban. Jadi korban itu tewas belum lebih dari sehari sejak ditemukan," katanya.