Yuda Pelaku Pembunuhan Pekerja Proyek, Dibekuk Polisi Dirumahnya di Dusun Kayumas Desa Menawan Kecamatan Klambu

Advertisement

Yuda Pelaku Pembunuhan Pekerja Proyek, Dibekuk Polisi Dirumahnya di Dusun Kayumas Desa Menawan Kecamatan Klambu

Saturday, November 4, 2017


Kabar Klambu - Pekerja bangunan asal Dusun Kayumas Desa Menawan Kecamatan Klambu yang membunuh temannya sendiri menggunakan linggis di Semarang berhasil dibekuk polisi. Pelaku bernama Muhammad Yuda (18) itu sempat sembunyi di masjid dan memesan ojek online untuk kabur.

Kapolrestabes Semarang, Kombes (Pol) Abiyoso Seno Aji, mengatakan pelaku cukup gesit saat hendak ditangkap buruh bangunan lainnya usai beraksi hari Rabu (1/11) lalu.

"Pelaku ini karena badannya ramping dan larinya gesit susah ditangkap oleh buruh bangunan lainnya," kata Abiyoso di Mapolrestabes Semarang, Jumat (3/11/2017).


Baca Juga: Pemuda Asal Desa Kayumas, Menawan Kecamatan Klambu Bunuh Temannya Sesama Pekerja Proyek


Sementara itu Yuda mengaku sempat bersembunyi di sebuah masjid ketika dikejar oleh rekan-rekannya. Kemudian ia memesan ojek online untuk diantar ke daerah Pedurungan, Semarang.

"Pesan ojek online. Diantar sampai Pedurungan. Terus naik angkutan pulang ke Purwodadi," kata Yuda.

Tidak butuh waktu lama, petugas Resmob Polrestabes Semarang dan Polsek Gunungpati menangkap Yuda di rumahnya di Menawan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

Pelaku mengaku sakit hati karena sering ditegur oleh korban saat bekerja, Jumarno (27) warga Magag, Ngadirejo, Kabupaten Boyolali. Teguran terakhir korban menurutnya menyakitkan hingga ia tega membunuh.

"Dia (korban) bilang, 'wis aja guyonan wae, tak suntaki remukan wesi sisan' (sudah jangan bercanda terus, saya guyur pakai remukan besi sekalian)," aku Yuda.

Kala itu Yuda yang berada di lantai bawah lokasi proyek bangunan di Jalan Durian II, Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Semarang, langsung menghampiri korban di lantai 2 sambil membawa linggis.

Tanpa banyak kata, Yuda memukul kepala korban hingga terkapar. Yuda kemudian kabur sedangkan korban berusaha dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. (KK/SHP)