Sudah 3 Hari Pencarian, Korban Tenggelam Di Kali Serang Geyer Belum Juga Diketemukan

Advertisement

Sudah 3 Hari Pencarian, Korban Tenggelam Di Kali Serang Geyer Belum Juga Diketemukan

Wednesday, November 15, 2017


Kabar Klambu - Grobogan, Sudah 3 hari ini pencarian orang tenggelam semenjak tanggal 12/11 di sungai Serang Desa Sobo Kecamatan Geyer, Grobogan yang dilakukan oleh para personil gabungan dari Tim BPBD Grobogan dan dibantu tim SAR dari Jepara namun masih belum membuahkan hasil.

Dan rencananya dihari ketiga ini tim pencari akan mendapatkan bantuan personil dari tim SARDA Jateng. Selain tambahan personil yang berjumlah 5 orang tim bantuan ini juga membawa sejumlah perlengkapan seperti perahu karet.

Pencarian akan difokuskan ke titik dimana korban tenggelam kemudian tim lain akan menyusuri sungai hingga waduk Sedadi. "Upaya pencarian ini masih kita lakukan dan hari ini kami mendapatkan bantuan personil dan perahu karet dari tim SARDA Jateng" jelas salah satu anggota BPBD Grobogan.

Seperti dikabarkan dilaman kabarklambu.com sebelumnya seorang pemuda tenggelam di sungai Serang desa Sobo kecamatan Geyer, kabupaten Grobogan senin (13/11) sekitar pukul 12.00 Wib.

Adalah Ribut Aula (25) pemuda asal desa Sobo yang dilaporkan tenggelam saat berenang di sungai Serang. Menurut rekan korban saat itu korban tengah melakukan perlombaan renang dengan teman-temannya. Setelah beberapa kali berhasil menyeberangi sungai, tiba-tiba saat sampai ditengah sungai korban tenggelam.

Beberapa rekannya sempat mencoba menolong namun gagal, sampai akhirnya meminta bantuan warga setempat. Bersama warga mereka mencari korban yang tak kunjung muncul ke permukaan. Warga akhirnya melaporkan kejadian ini kepihak berwajib serta ke BPBD Grobogan.

Upaya pencarian terus dilakukan hingga sore hari menjelang petang namun korban masih belum juga diketemukan. Derasnya aliran sungai menambah sulitnya medan pencarian.
”Kita masih melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan Masrichan.

Menurut rekannya, sudah seminggu ini korban mengajak teman-temannya untuk melakukan perlombaan renang, namun ketika sampai ditengah sungai arus menjadi deras lantaran pintu waduk Kedung Ombo dibuka. "Sudah seminggu dia ngajak lomba renang, tapi pas tadi renang tiba-tiba arus menjadi deras sampai dia dan temannya terseret" ujar Wandi warga setempat. (SHP)