Sherli Bocah 12 Tahun Harus Putus Sekolah Demi Merawat Ibunya Yang Terkena Stroke

Advertisement

Sherli Bocah 12 Tahun Harus Putus Sekolah Demi Merawat Ibunya Yang Terkena Stroke

Monday, October 30, 2017


Kabar Klambu - Godong, Kisah menyentuh ini terjadi pada seorang gadis asal Desa Karanggeneng, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Saat kenyataan hidup perlahan telah membungkus impian Serli Artia Dewi dalam menempa ilmu. Bocah berkulit sawo matang berusia dua belas tahun ini dihadapkan dengan kondisi dilematis.

Pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nahdlatul Thulab Manggarmas, Godong ini rela mengorbankan pendidikannya demi merawat sang ibunda tercinta.

Pagi itu, Serli terlihat begitu berhati-hati membantu ibundanya beranjak dari atas ranjang, Sabtu (28/10/2017). Serli bermaksud hendak menyuapi ibunya yang terbaring lemas karena menderita stroke.

Ibu Serli, Siti Arwah (32) lumpuh sekujur tubuhnya selama enam bulan terakhir. Kondisi kesehatannya pun tak kunjung stabil karena minimnya biaya untuk pengobatan.

Fuad Arifin (34), ayah Sherli, bercerita, awalnya dia bekerja di Jakarta sebagai kuli bangunan. Namun, karena kondisi kesehatan istrinya yang kian memburuk, Fuad Arifin meninggalkan pekerjaannya dan pulang ke rumah.

"Saya juga bingung mas. Kalau tidak bekerja, nanti kami makan apa. Kalau bekerja, tidak ada yang merawat istri saya yang sakit-sakitan dan menjaga anak saya yang paling kecil," tutur Fuad saat ditemui awak media.

Hingga suatu ketika Serli mengutarakan niat untuk berhenti sekolah. Serli ikhlas jika cita-cita dan harapannya harus tersendat asalkan kehidupan keluarganya bisa terus berlanjut.

"Serli terus merengek minta berhenti dan menyuruh saya bekerja. Jujur saya sedih dan tak tega. Tapi bagaimana lagi, kami juga sudah tak ada saudara. Semoga Allah segera mengangkat penyakit istri saya. Kini saya kerja jadi buruh tani di Demak. Rp 50.000 sehari bayarannya. Berangkat pagi dan pulang sore," ungkap Fuad.