Kualitas Pengaspalan Buruk,Warga Geruduk Bina Marga

Advertisement

Kualitas Pengaspalan Buruk,Warga Geruduk Bina Marga

admin 1
Monday, September 26, 2016

kabarklambu.com- (26/9) Menyikapi buruknya kualitas pengerjaan perbaikan jalan sepanjang R Soeprapto Purwodadi,Warga geruduk kantor bina marga Kabupaten Grobogan. Buruknya kualitas pengaspalan tersebut belakangan ramai dibicarakan berbagai pihak,bahkan muncul meme meme di lini masa media sosial yang menyindir kualitas pengerjaan proyek pengaspalan tersebut.

Pasalnya,jalan tersebut terletak di jantung kota Purwodadi yang notabene merupakan pusat aktifitas warga. Aspal di jalan itu sudah mulai rusak dan mengelupas,padahal proyek pengaspalan baru saja dikerjakan. Pengelupasan tidak hanya terjadi di satu titik saja, namun di beberapa titik. Kerikil yang mengelupas berhamburan di sepanjang jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas. Warga yang mendatangi jalan R. Suprapto tidak mendapati adanya pekerja maupun pemborong.

Warga hanya mendapati peralatan berat yang dipakai untuk pengaspalan. Warga yang datang ke lokasi proyek dengan berbagai tulisan, menuntut PT Gading Kencana Mulya selaku pelaksana proyek untuk melakukan pengaspalan ulang.“Proyek pengaspalan jalan ini harus diulangi lagi.Soalnya, kalau tidak ditutup bisa membahayakan pengguna jalan,baru semalam saja sudah mengelupas semua, apalagi kena hujan,”jelas Ulil selaku koordinator aksi.

Alat berat yang berada di area proyek menjadi pelampiasan kemarahan warga. Berbagai tulisan menuntut proyek rehabilitasi jalan senilai 3,2 M segera dipertanggungjawabkan ditempel di alat berat. Aksi menuntut pengaspalan ulang ini mendapatkan perhatian dari para pengguna jalan yang melintas di jalan R. Suprapto. Namun aksi ini tidak mengganggu aktifitas pengguna jalan.

Merasa tidak puas dengan aksi di jalan R. Suprapto, aksi dilanjutkan ke Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Purwodadi di jalan Jendral Sudirman no. 2 Purwodadi. Namun kepala Balai Pelaksana Teknis Bina Marga Jawa Tengah Wilayah Purwodadi tidak berada di tempat, hanya beberapa staf yang menemui warga. Para pegawai berdalih Kepala dinas sedang ada dinas keluar.

Mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan, warga marah. Sehingga terjadi adu mulut, keributan itu berakhir setelah warga dijanjikan bisa bertemu dengan Kepala Balai Bina Marga besok pagi. (aziz em es)