Siswi SMK YATPI Godong Terjaring Razia Saat Tengah Mesum Di Hotel WIKAN Purwodadi

Advertisement

Siswi SMK YATPI Godong Terjaring Razia Saat Tengah Mesum Di Hotel WIKAN Purwodadi

Friday, August 26, 2016


kabarklambu.com - Miris! dunia pendidikan di kabupaten Grobogan Jawa Tengah semakin hari dirasa semakin tidak jelas kwalitas moral anak didiknya. setelah beberapa waktu lalu dihebohkan kabar hamilnya siswi SMA faforit di Purwodadi, kini lebih heboh lagi dengan kabar seorang siswi berjilbab murid SMK Yatpi Godong terjaring razia esek-esek bersama pasangan mesumnya di hotel Wikan jl. Gajah Mada Purwodadi, pukul 11.30 siang, Kamis (25/8/2016) kemarin.

Ironisnya, dalam razia yang digelar kemarin terjaring dua pasangan remaja usia sekolah, yakni siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di kecamatan Wirosari dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Godong, hal itu terlihat dari Kartu Identitas Sekolah yang menunjukkan Siswi SMK YATPI Kecamatan Godong, Grobogan. Bahkan setelah dilakukan penggledahan, di dalam tas mereka ditemukan seragam sekolah mereka masing-masing.

Siswi SMK Yatpi Godong tersebut terjaring razia oleh satuan Sabhara Polres Grobogan bersama puluhan pasangan mesum lainnya. Razia esek-esek yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara AKP Lamsir tersebut berhasil menggrebeg puluhan pasangan esek-esek yang terbukti tidak dengan suami/istri sah nya.


Dalam konferensi pers yang digelar usai pembinaan pasangan esek-esek di serambi masjid Polres Grobogan, AKP Lamsir juga menyatakan bahwa razia tersebut digelar berdasarkan agenda rutin dari satuan Sabhara yang kali ini kebetulan didukung oleh laporan masyarakat yang semakin resah karena banyaknya pasangan esek-esek yang keluar masuk hotel dan penginapan terutama anak usia sekolah.

Setelah dilakukan pembinaan, puluhan pasangan esek-esek di data kemudian diminta menandatangani surat pernyaataan bermeterai untuk tidak mengulangi perbuatannya, jika terjaring razia serupa lagi siap diproses sesuai hukum.

Sementara dua pasangan pelajar menunggu dijemput oleh orang tua dan perwakilan pihak sekolah masing-masing. (KK/SHP)