Mengaku Wartawan & LSM, Orang Tua Murid Di SMKN 2 Makassar Tonjok Guru Sampai Berlumuran Darah

Advertisement

Mengaku Wartawan & LSM, Orang Tua Murid Di SMKN 2 Makassar Tonjok Guru Sampai Berlumuran Darah

Thursday, August 11, 2016


kabarklambu.com - Dunia pendidikan kembali dihebohkan dengan tindakan yang hampir sama dengan sebelum-sebelumnya. Bedanya kali ini sang guru tak dilaporkan ke polisi namun langsung dihajar ditempat saat masih jam sekolah.

Saat itu Dasrul guru SMKN 2 Makassar menegur muridnya MA (15) karena tak mengerjakan tugas. Saat ditegur justru MA marah kemudian menendang pintu sambil berkata kasar dan memaki-maki gurunya tersebut. Kemudian Dasrul pun memberikan peringatan keras kepada MA yang telah bertindak tidak sopan.

Tak terima dengan peringatan sang Guru, MA pun langsung mengadu kepada ayahnya. Tak berapa lama ayahnya yang tiba disekolahan langsung mencari Dasrul. Tanpa bicara terlebih dahulu ayah MA langsung menonjok wajah Dasrul tepat dibagian hidung, tak hanya itu, sang murid MA pun ikut memukul gurunya tersebut.

Dasrul yang merasa terancam dan dikroyok mencoba kabur ke ruangan Kepala Sekolah. MA dan ayahnya yang belum puas kembali mengejar Dasrul, beruntung ada beberapa guru yang melerainya. Sambil berdarah-darah Dasrul pun diamankan rekan guru yang lainnya.

Tak berhenti disitu, ayah MA yang mengaku seorang wartawan kemudian menelpon teman-teman LSM agar menyerbu ke sekolah SMKN 2 Makassar. Tak berapa lama beberapa anggota LSM tiba di SMKN 2 Makassar dengan mengendarai mobil.

Keadaan di sekolahan semakin bertambah emosional, siswa lain yang megetahui gurunya dipukul orang merasa tak terima dan sempat melempari mobil anggota LSM tersebut. Namun sesaat kemudian petugas kepolisian datang dan berhasil meredakan suasana sebelum para siswa mengamuk dan bertindak anarkis.

Kini kasus tersebut telah diproses oleh pihak kepolisian Polres Makassar. Dan MA (15) serta ayahnya kini resmi berstatus tersangka. (kk/shp)